BALUNIJUK, NEWSAKTUAL.COM — Universitas Bangka Belitung (UBB) menjadi tuan rumah Sosialisasi Kelembagaan Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) yang digelar di Ruang Balai Cendekia, Gedung Antar Lembaga UBB, Selasa (29/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi sarana edukasi bagi sivitas akademika untuk memahami kedudukan, fungsi, tugas, dan kewenangan DPD RI dalam sistem ketatanegaraan Indonesia, sekaligus memperkuat pemahaman mengenai mekanisme penyerapan dan penyampaian aspirasi daerah di tingkat nasional.
Kegiatan diawali sambutan Kepala Kantor DPD RI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Andarta Ferryadi, S.T., M.T., dan dilanjutkan sambutan sekaligus pembukaan oleh Rektor UBB, Prof. Dr. Ibrahim, M.Si.
Hadir sebagai narasumber Anggota DPD RI Ust. H. Zuhri M. Syazali, Lc., M.A., Rektor UBB Prof. Dr. Ibrahim, M.Si., serta Kepala Biro Organisasi, Keanggotaan dan Kepegawaian Sekretariat Jenderal DPD RI, Dr. Fitriani, AP., M.Si.
Turut hadir Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Sistem Informasi, dan Kerja Sama UBB Dr. Hamsani, S.E., M.Sc., Dekan Fakultas Hukum UBB Dr. Jeanne Darc Noviayanti Manik, S.H., M.Hum., serta jajaran Kantor DPD RI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Dalam sambutannya, Andarta Ferryadi menyampaikan pentingnya mahasiswa memahami kelembagaan negara sebagai bagian dari proses pembentukan generasi penerus bangsa.
“Mahasiswa adalah calon pemimpin masa depan. Di antara mahasiswa hari ini akan lahir politisi, pemimpin, dan pengambil kebijakan yang memiliki tanggung jawab untuk membangun negara,” ujarnya.
Menurutnya, pemahaman terhadap lembaga negara dapat memperluas wawasan mahasiswa mengenai demokrasi, representasi daerah, serta peran generasi muda dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Sementara itu, Rektor UBB Prof. Dr. Ibrahim mengapresiasi kepercayaan DPD RI yang memilih UBB sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan. Ia menyebut keberagaman sivitas akademika UBB menjadi salah satu kekuatan dalam membangun ruang akademik yang inklusif dan berwawasan kebangsaan.
“UBB adalah kampus dengan keberagaman yang sangat kuat. Mahasiswa kami berasal dari berbagai suku, agama, latar belakang, dan provinsi. Karena itu, kami terus membangun UBB sebagai Kampus Kebangsaan, rumah belajar bagi berbagai identitas,” ungkap Ibrahim.
Ia juga mendorong mahasiswa untuk memanfaatkan keberadaan Kantor Perwakilan DPD RI di Bangka Belitung sebagai salah satu ruang untuk mengetahui dan menyampaikan aspirasi terkait kepentingan daerah.
“Jika para mahasiswa ingin menyampaikan aspirasi bagi daerah, dapat datang ke Kantor Perwakilan DPD RI yang ada di Pangkalpinang. Ini juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengetahui lebih dekat bagaimana aspirasi daerah dapat disampaikan,” katanya.
Kuis dan Diskusi Interaktif
Rangkaian sosialisasi berlangsung secara interaktif. Pada awal sesi materi, Prof. Dr. Ibrahim membuka pemaparan dengan kuis mengenai DPD RI. Kuis tersebut menjadi sarana untuk mengetahui pemahaman awal mahasiswa sekaligus membangun suasana diskusi yang lebih komunikatif.
Sementara itu, Ust. H. Zuhri M. Syazali dalam pemaparannya membahas sejumlah persoalan dalam kehidupan demokrasi, termasuk pentingnya menjaga kemandirian pemilih dan menolak praktik politik uang.
Ia mengajak mahasiswa untuk mempertimbangkan kualitas, integritas, dan kapasitas calon pemimpin dalam menentukan pilihan serta turut menjaga kualitas proses demokrasi.
“Kalau kita ingin berubah ke depan dan memerangi money politics, jangan sampai pilihan kita ditentukan oleh uang. Pilihlah calon pemimpin yang benar-benar terbaik,” ujarnya.
Materi berikutnya disampaikan Dr. Fitriani, AP., M.Si. yang memberikan penguatan mengenai aspek kelembagaan dan tata kelola Sekretariat Jenderal DPD RI. Materi tersebut melengkapi pemahaman peserta mengenai representasi daerah serta dukungan kelembagaan dalam pelaksanaan tugas DPD RI.
Antusiasme mahasiswa terlihat dalam sesi tanya jawab. Peserta aktif menggali informasi mengenai peran DPD RI, mekanisme penyampaian aspirasi daerah, dinamika demokrasi, serta ruang partisipasi generasi muda dalam pembangunan.
Melalui kegiatan ini, UBB dan DPD RI turut memperkuat sinergi dalam meningkatkan literasi kelembagaan dan wawasan kebangsaan di kalangan mahasiswa.
Sebagai Kampus Kebangsaan, UBB terus mendorong terciptanya ruang akademik yang terbuka bagi keberagaman gagasan, dialog, serta partisipasi sivitas akademika dalam memahami berbagai persoalan pembangunan daerah dan nasional.(Adv/Rel)











