banner 728x250

SSD QLC dan Dramless Tak Lagi Dipandang Sebelah Mata, Ini Alasan Keduanya Tetap Layak Dipilih

banner 120x600
banner 925x130

PANGKALPINANG, NEWSAKTUAL.COM — Perkembangan teknologi penyimpanan data membuat pilihan SSD di pasaran semakin beragam. Selain perbedaan kapasitas dan kecepatan, pengguna kini dihadapkan pada berbagai jenis teknologi NAND, termasuk QLC (Quad-Level Cell) serta desain Dramless.

Keduanya memang kerap dianggap berada di bawah SSD berbasis TLC maupun perangkat yang menggunakan DRAM khusus. Namun, anggapan tersebut tidak serta-merta berarti SSD QLC dan Dramless tidak layak digunakan.

banner 925x130 banner 300x325

Untuk kebutuhan komputasi sehari-hari, kedua teknologi tersebut justru menawarkan kombinasi menarik antara harga, kapasitas, efisiensi daya, dan performa.

Dramless Memanfaatkan HMB

Salah satu teknologi yang membuat SSD Dramless tetap responsif adalah Host Memory Buffer (HMB) yang tersedia pada SSD NVMe modern.

Berbeda dengan SSD yang memiliki DRAM khusus, SSD Dramless tidak menggunakan chip DRAM dedicated untuk menyimpan tabel pemetaan data. Sebagai gantinya, teknologi HMB memungkinkan SSD memanfaatkan sebagian kecil RAM utama komputer untuk membantu proses pemetaan tersebut.

Pendekatan ini dapat membantu meningkatkan responsivitas SSD tanpa harus menambahkan chip DRAM khusus. Namun, performanya tetap bergantung pada pengontrol, firmware, jenis NAND, serta implementasi masing-masing produk.

Dalam penggunaan sehari-hari seperti membuka aplikasi, menjalankan sistem operasi, menjelajah internet, bekerja dengan dokumen, hingga bermain gim, perbedaan antara SSD Dramless dan SSD dengan DRAM tidak selalu terasa signifikan.

QLC Tawarkan Kapasitas Besar dengan Harga Lebih Terjangkau

Sementara itu, QLC memiliki keunggulan utama dari sisi densitas penyimpanan. Teknologi ini mampu menyimpan empat bit data dalam satu sel NAND, sehingga produsen dapat menawarkan kapasitas lebih besar dengan biaya produksi yang relatif efisien.

Karena itu, SSD QLC banyak ditemukan pada produk berkapasitas besar dengan harga yang lebih kompetitif.

Bagi pengguna yang membutuhkan penyimpanan 1TB, 2TB atau lebih untuk menyimpan gim, foto, video, dokumen, dan berbagai file berukuran besar, QLC dapat menjadi salah satu pilihan yang menarik.

Namun, ada kompromi yang perlu diperhatikan. Secara umum, NAND QLC memiliki ketahanan penulisan yang lebih rendah dibandingkan TLC. Performa penulisan berkelanjutan juga dapat menurun ketika cache penulisan telah penuh.

Artinya, QLC lebih cocok untuk skenario penggunaan konsumen yang tidak melakukan penulisan data dalam jumlah ekstrem secara terus-menerus.

Bukan Berarti Semua SSD QLC Sama

Perlu dicatat, label QLC atau Dramless saja tidak cukup untuk menentukan kualitas sebuah SSD.

Performa dan ketahanan sebuah SSD dipengaruhi banyak faktor, mulai dari jenis NAND, pengontrol, firmware, kapasitas, ukuran cache, dukungan HMB, hingga optimasi dari produsen.

Karena itu, pengguna sebaiknya tidak hanya melihat angka kecepatan baca dan tulis yang tercantum pada kemasan.

Spesifikasi seperti TBW (Terabytes Written), garansi, performa setelah cache penuh, suhu operasional, serta hasil pengujian independen juga penting diperhatikan sebelum membeli.

Cocok untuk Pengguna Harian

Untuk pekerjaan kantoran, belajar, menjelajah internet, konsumsi multimedia, bermain gim, hingga penyimpanan file, SSD QLC dan Dramless masih menjadi pilihan yang rasional, terutama ketika faktor harga dan kapasitas menjadi pertimbangan utama.

Sementara itu, pengguna profesional yang setiap hari melakukan pekerjaan berat seperti penyuntingan video beresolusi tinggi, pengolahan basis data besar, pemrosesan data intensif, atau transfer file dalam jumlah sangat besar mungkin lebih diuntungkan dengan SSD berperforma tinggi dan endurance lebih besar.

Pada akhirnya, tidak ada satu jenis SSD yang cocok untuk semua pengguna.

QLC dan Dramless bukan berarti teknologi yang buruk. Keduanya merupakan kompromi teknologi yang dirancang untuk memberikan kapasitas dan efisiensi biaya dengan tetap menawarkan performa yang memadai untuk banyak kebutuhan komputasi modern.

Kuncinya adalah memilih SSD berdasarkan pola penggunaan, bukan semata-mata mengejar spesifikasi paling tinggi.(Rls)

banner 925x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90